Gereja Taar Era Rumoong Atas, Saksi Penyebaran Ajaran Kristen

Nasional / 20 July 2016

Gereja Taar Era Rumoong Atas, Saksi Penyebaran Ajaran Kristen
Sumber: manado.tribunnews.com
Mega Permata Official Writer
9468

Gereja Taar Era Rumoong Atas dikenal sebagai salah satu gereja tertua di Minahasa Selatan. Diperkirakan bangunan gereja ini sudah berumur kurang lebih 100 tahun. Gereja Taar Era Rumoong Atas yang dibangun pada tahun 1898, memiliki lonceng tua sebagai saksi penyebaran ajaran Kristen.

Walaupun sempat terjadi percekcokan antar jemaat karena gedung gereja ini harus segera di renovasi, tapi dengan kebijakan dan untuk kebaikan bersama tahun 2011 gedung gereja tua ini akhirnya bisa di renovasi dan selesai pada tahun 2012. Walaupun gedung gereja ini tampak baru dan modern dan untuk mengabadikan gedung gereja yang lama, di dalam gereja baru terdapat lukisan yang menggambarkan gereja tempo dulu yang sama persis seperti aslinya. 

Kini terdapat dua menara atau tiang yang saling mengapit gedung utama. Arsitektur bagian dalam gedung dihiasi dengan perpaduan unsur warna dan tekstur yang unik. Sementara lonceng tua yang berwarna perak dan terdapat tulisan “Paumungan Mesihi Rumoong Langsot’ lengkap dengan tahun 1898 sebagai saksi lahirnya gereja, masih tersimpan baik dan diletakkan di atas meja kecil di pojok sudut gereja. 

Sebagai pendeta, Ronny Tumewu STh mengatakan, “Gereja Taar Era Rumoong Atas adalah peninggalan sejarah yang sangat bermakna. Beratus ratus tahun yang lalu nenek moyang kita membangun gereja dengan semangat kesatuan di dalam jemaat,” jelasnya seperti dilansir oleh TribunManado, Minggu (17/7).

Ronny Tumewu juga menambahkan, “Sejak semula berdirinya, gereja ini punya persatuan yang utuh. Oleh karena itu kita sebagai jemaat tak boleh kalah dengan contoh dan teladan para leluhur kita. Mari kita jaga dan lestarikan terus semangat juang mereka. Jangan lupa juga untuk menjaga prasasti-prasasti yang masih ada sebagai wujud penghormatan bagi para leluhur,” demikian himbauannya untuk jemaat agar tetap melestarikan semangat leluhur dalam menjaga kesatuan dan persatuan antar jemaat.

Sumber : Tribunmanado/Jawaban.com
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?